[10:51, 11/16/2017] Wulan:

Temui Lokasi Terdekat Kami...

Perawatan yang Tersedia

Mengenai Perawatan Neuromonics

Bertentangan dengan kepercayaan umum, Tinnitus dapat ditangani dan dikendalikan.

Perawatan Neuromonics Tinnitus cocok untuk pasien yang memiliki perubahan neurological pada tinitusnya. Program perawatan neuromonics tinnitus dirancang untuk menginteraksikan, membuang dan mengurangi pengaruh dari gangguan tinnitus untuk keuntungan jangka panjang. Pengobatan neuromonics tinnitus memperkenalkan dan memberikan rangsangan saraf yang telah dimodifikasi secara spektral. Rangsangan tersebut ditanamkan dan dihadirkan pada jarak waktu spesifik yang dikoordinasikan dengan musik yang dirancang dengan tepat.

Musik spesial Neuromonics secara positif menggunakan sistem limbik pada otak, yaitu bagian dari otak yang terkait dengan respon emosional, yang akan memberikan rangsangan dan pengobatan yang efektif. Memanfaatkan neuroplastisitas, perawatan neuromonics tinnitus merangsang jalur pendengaran untuk mengaktifkan hubngan saraf baru yang memungkinkan otak untuk menyaring suara tinnitus, sehingga mengurangi gangguan dan dampak tinnitus. 

Hanya pengobatan neuromonics tinnitus yang terbukti secara klinis untuk mengurangi lebih dari 70% gangguan tinnitus pada lebih dari 91% kandidat yang cocok.

Mengetahui Lebih Banyak Mengenai Tinnitus?

Terdapat banyak potensi yang menyebabkan tinnitus (denging di dalam telinga) dengan presentase hasil yang sangat kecil dari alasan medis. Namun, hal ini secara umum terlihat bahwa sebagian besar tinnitus melibatkan serangkaian dari perubahan neurologis di dalam sistem pendengaran sebagaimana sistem di dalam otak mempengaruhi perhatian dan keadaan emosional.

Sebagai hasil perubahan dalam sistem pendengaran , hal ini menyebabkan peningkatan dan perubahan aktivitas di dalam neuron yang terdapat pada sistem pendengaran. Kemudian otak menafsirkan perubahan aktivitas ini sebagai suara tinnitus meskipun tidak adanya suara eksternal. Ada beberapa orang yang mengalami tinnitus dikarenakan hal tersebut tetapi mereka tidak merasa terganggu olehnya.

 

Saat tinnitus menjadi benar-benar menggangu, hal ini biasanya menyebabkan reaksi berbagai persepsi otak kepada suara daripada suara itu sendiri. Otak bereaksi dengan perubahan selanjutnya yang mengontrol perhatian sadar dan respon emosional, seperti sistem limbik dan saraf otonom.

 
TOP