Temui Lokasi Terdekat Kami...

Tanda-tanda & Gejala Gangguan Pendengaran

Gangguan pendengaran dapat dialami siapapun sejak lama tanpa disadari. Umumnya diperlukan waktu 10 – 15 tahun sejak gangguan mulai terjadi hingga seseorang benar-benar menyadari bahwa ia mengalami masalah pendengaran dan mulai mencari bantuan.

Meski belum disadari, gangguan pendengaran mempengaruhi banyak aspek dari kehidupan dan kesehatan manusia sehingga perlu segera ditangani.

Tanda-tanda &
GejalaGangguan Pendengaran

Tanda-tanda & Gejala Gangguan Pendengaran

Tergantung pada bagian apa yang terganggu dari rantai pendengaran, tanda dan gejala gangguan pendengaran bisa sangat berbeda.

Gangguan Pendengaran Konduktif mempengaruhi intensitas sinyal. Suara yang ditangkap kurang keras tapi cukup jelas seperti suara atau energi mekanik, tapi tidak secara akurat tersampaikan kepada cairan dalam Koklea .

Penyebabnya mencakup dampak dari berbagai infeksi dan/atau genetik/cacat turun-temurun, kecelakaan dan trauma terutama untuk gendang telinga atau struktur telinga tengah, ataupun pengerasan jaringan secara abnormal dan pertumbuhan tulang.

Gangguan Pendengaran Sensorik mempengaruhi keras dan jelasnya suara. Suara yang dirasakan kurang keras, kurang jelas dan terdistorsi. Energi mekanik tidak secara akurat maupun benar-benar diubah menjadi impuls listrik di Koklea, sebagian besar karena hilang atau rusaknya sel rambut dan/atau tidak lengkap atau tidak akuratnya energi mekanik tersebut disalurkan melalui saraf Koklea ke otak.

Penyebabnya mencakup dampak dari berbagai infeksi dan sebab genetik/ cacat turun-temurun, tetapi mungkin juga disebabkan oleh kontak dengan suara keras yang tidak terlindungi dan terlalu lama.

Ini adalah bentuk paling umum dari gangguan pendengaran, dan menggambarkan kombinasi dari gangguan pendengaran Sensorik dan Pusat. Penyebabnya mencakup hal genetik/penyebab turun-temurun tapi pada orang tua sebagian besar disebabkan oleh penurunan pendengaran. Koklea mengirimkan sinyal dalam jumlah yang kurang ke otak dan membuat otak bekerja lebih keras akibat permintaan yang berkurang, serta lupa bagaimana cara menggunakan sinyal yang mengakibatkan prosesnya menjadi lebih lambat, bahkan dalam beberapa kasus dilaporkan berdampak sampai mengakibatkan penyusutan otak.

Gangguan Pendengaran Pusat (Saraf)

Gangguan Pendengaran Pusat mempengaruhi kejelasan dan perbedaan suara orang berbicara. Suara yang dirasakan terdistorsi dan kejelasan ucapan terganggu, namun tidak berpengaruh pada kerasnya suara.

Penyebabnya termasuk efek genetik/keturunan, tetapi paling sering adalah hasil dari gangguan pendengaran. Otak tidak dapat menerjemahkan sinyal yang diterima, tidak bisa atau tidak cukup cepat menerjemahkan atau tidak dapat menemukan gambar yang cocok sesuai dalam memori atau tidak bisa menyimpan/akses gambar pendengaran, seperti dalam kasus dimana anak tidak pernah menerima input apapun, sehingga tidak dapat membangun sebuah memori gambar pendengaran.

TOP