Pendengaran merupakan salah satu indera penting yang membantu kita berkomunikasi, memahami lingkungan sekitar, dan menikmati berbagai suara dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak orang baru menyadari pentingnya menjaga kesehatan pendengaran atau telinga setelah mengalami gangguan pendengaran. Paparan suara keras, penggunaan headphone dengan volume tinggi, infeksi telinga, hingga faktor usia (prebikusis) dapat menjadi penyebab berkurangnya kemampuan mendengar seseorang. Padahal, ketika sudah mengalami gangguan pendengaran, pada banyak kasus kondisi tersebut tidak dapat sepenuhnya dipulihkan kembali seperti normal. Oleh karena itu, menjaga kesehatan pendengaran sejak dini sangat penting untuk mencegah kerusakan yang dapat mengganggu kualitas hidup Anda.
Beberapa Penyebab Kerusakan Pendengaran
Setelah pendengaran mengalami kerusakan, sering kali kondisi tersebut tidak dapat dipulihkan kembali. Berikut beberapa penyebab kerusakan pendengaran:
- Kebisingan – Paparan suara yang terlalu keras atau berlangsung lama seperti suara kendaraan di jalan, keramaian di restoran atau pasar, serta penggunaan headphone dengan volume tinggi.
- Obat-obatan – beberapa jenis obat dan bahan kimia tertentu dapat berdampak pada pendengaran (ototoksik).
- Penyakit – beberapa penyakit seperti campak, gondongan, rubella (campak Jerman), dan meningitis dapat menyebabkan kehilangan pendengaran.
- Cedera – termasuk gendang telinga pecah, patah tulang tengkorak, atau perubahan tekanan udara yang drastis (barotrauma).
Suara Keras dan Gangguan Pendengaran
Banyak orang yang mengira bahwa pendengaran hanya akan rusak jika terpapar suara yang terasa sangat keras hingga menyakitkan. Padahal, tanpa disadari, kebisingan yang tidak menimbulkan rasa sakit pun dapat merusak telinga bagian dalam. Bahkan suara dari alat sehari-hari seperti alat pemotong rumput, hairdryer, atau penggunaan headphone/earphone dengan volume tinggi dapat berdampak buruk pada pendengaran jika terjadi dalam waktu lama. Sederhananya, jika Anda harus berbicara dengan suara lebih keras atau berteriak agar orang di dekat Anda dapat mendengar, maka tingkat kebisingan suara tersebut berpotensi merusak pendengaran.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi telinga dari kebisingan antara lain:
- Hindari paparan kebisingan jika memungkinkan.

- Konsultasikan dengan petugas kesehatan dan keselamatan kerja jika khawatir dengan tingkat kebisingan di tempat kerja.
- Gunakan pelindung telinga seperti earplug (penyumbat telinga) atau earmuff (penutup telinga) saat berada di lingkungan bising.
- Gunakan pelindung telinga di tempat ramai seperti klub malam, konser musik, atau balapan motor.
Obat dan Bahan Kimia Ototoksik
Selain kebisingan, beberapa obat dan bahan kimia juga dapat memengaruhi kesehatan pendengaran. Ototoksisitas adalah kondisi kerusakan pada telinga yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu atau paparan bahan kimia. Untuk mengurangi risiko gangguan pendengaran akibat hal ini, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Diskusikan kekhawatiran tentang obat dengan dokter, terutama jika digunakan dalam jangka panjang.
- Gunakan obat sesuai petunjuk yang diberikan.
- Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala tidak biasa seperti tinitus (telinga berdenging) saat mengonsumsi obat.
- Jika pekerjaan Anda melibatkan bahan kimia, konsultasikan dengan petugas kesehatan dan keselamatan kerja untuk mengetahui cara mengurangi risiko paparan.
Penyakit dan Gangguan Pendengaran
Gangguan pendengaran dapat disebabkan oleh infeksi virus seperti gondongan, campak, dan rubella. Infeksi ini lebih sering terjadi pada anak-anak, tetapi orang dewasa yang belum diimunisasi juga bisa berisiko tertular.
Selain itu, Infeksi bakteri seperti pertusis (batuk rejan), meningitis, dan sifilis juga dapat merusak pendengaran. Pada beberapa kasus, tumor pada saraf pendengaran yang disebut acoustic neuroma juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan tinitus.
Cara mencegah kerusakan pendengaran akibat penyakit:
- Berikan vaksin kepada anak sesuai program imunisasi.
- Segera periksa ke dokter jika sakit untuk diagnosis dan agar dilakukan pengobatan lebih cepat.
- Periksakan tinitus yang berkepanjangan atau kehilangan pendengaran mendadak ke dokter spesialis telinga.
- Lindungi diri dari risiko penyakit menular seksual.
- Segera periksa ke dokter jika merasa terpapar penyakit menular seksual.
Cedera dan Kerusakan Pendengaran
Telinga tengah dan telinga dalam dilindungi oleh tulang temporal yang berada di bagian dasar dan sisi tengkorak. Cedera kepala yang mengenai bagian tersebut dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Gegar otak saja sudah dapat menyebabkan gangguan pendengaran meskipun tidak terjadi patah tulang tengkorak.
Selain kondisi cedera di atas, terdapat jenis kerusakan lain akibat tekanan. Barotrauma telinga adalah kerusakan pendengaran akibat perubahan tekanan udara di kedua sisi gendang telinga. Hal ini bisa terjadi saat naik atau turun di air terlalu cepat, misalnya ketika menyelam.
Cara mencegah kerusakan pendengaran akibat cedera:
- Gunakan helm saat bersepeda atau olahraga kontak fisik.
- Gunakan sabuk pengaman saat berkendara.
- Hindari jatuh.
- Ikuti semua prosedur keselamatan saat menyelam.
Tips Lain untuk Menjaga Kesehatan Pendengaran
Beberapa kondisi dapat menyebabkan gangguan pendengaran sementara. Cara mengurangi risikonya antara lain:
- Jangan membersihkan telinga dengan memasukkan benda ke liang telinga karena dapat melukai kulit halus atau mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam.
- Kurangi risiko infeksi telinga dengan segera menangani flu, pilek atau radang tenggorokan agar tidak menyebar ke telinga.
- Hindari berenang di air yang kotor.
- Keringkan telinga setelah aktivitas di air seperti mandi atau berenang.
Periksa pendengaran secara rutin untuk menjaga kesehatan telinga dan kualitas pendengaran Anda. Silakan klik simbol WhatsApp di kiri bawah halaman ini atau hubungi 0800 100 2234 (layanan bebas pulsa) kami. Anda juga bisa mengunjungi website kami untuk konsultasi dengan konsultan pendengaran.
–
Sumber :
https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/ears-ways-to-protect-your-hearing






