Bagaimana Usia Mempengaruhi Indera Pendengaran
Pendengaran

Bagaimana Usia Mempengaruhi Indera Pendengaran

No ratings yet.

Seiring bertambahnya usia, cara indera Anda (termasuk indera pendengaran, penglihatan, rasa, bau, sentuhan) mulai mengalami penurunan. Biasanya mereka akan menjadi kurang tajam, dan ini bisa mempersulit Anda untuk memperhatikan secara detail.

Perubahan sensorik yang berpengaruh pada kemampuan indera dapat mempengaruhi gaya hidup. Anda mungkin mengalami masalah dalam berkomunikasi, kesulitan menikmati kegiatan, dan sulit untuk terlibat dengan orang-orang. Perubahan sensorik dapat menyebabkan isolasi sosial. 

Indera Anda menerima informasi dari lingkungan. Informasi ini bisa dalam bentuk suara, cahaya, bau, rasa, dan sentuhan. Informasi sensorik diubah menjadi sinyal saraf yang dibawa ke otak. Disana, sinyal diubah menjadi sensasi yang bermakna. 

Diperlukan sejumlah stimulasi sebelum Anda menyadari sensasi. Tingkat sensasi minimum ini disebut ambang batas. Penuaan meningkatkan ambang ini. Anda perlu lebih banyak rangsangan untuk menyadari sensasi tersebut.

Penuaan dapat mempengaruhi semua indera, tetapi biasanya indera pendengaran paling terpengaruh. Perangkat seperti alat bantu dengar, atau perubahan gaya hidup dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk mendengar.

Apa yang Terjadi di Telinga Seiring Bertambahnya Usia?

Telinga kita memiliki dua pekerjaan. Yaitu mendengar dan menjaga keseimbangan. Pendengaran terjadi setelah getaran suara melintasi gendang telinga. Getaran diubah menjadi sinyal listrik di telinga bagian dalam dan dibawa ke otak oleh saraf pendengaran.

Keseimbangan (equilibrium) dikendalikan di telinga bagian dalam. Cairan dan rambut kecil di telinga bagian dalam merangsang saraf pendengaran. Ini membantu otak menjaga keseimbangan.

Seiring bertambahnya usia, struktur di dalam telinga mulai berubah dan fungsinya menurun. Biasanya, telinga bagian luar menjadi lebih besar, kotoran telinga lebih mudah menumpuk dan ada lebih banyak tulang rawan di saluran telinga eksternal. Sering juga terjadi kasus pengerasan gendang telinga dan perubahan sistem saraf. Pada usia ini, kemampuan Anda untuk menangkap suara berkurang. Anda juga mungkin mengalami masalah dalam menjaga keseimbangan saat duduk, berdiri, dan berjalan.

Gangguan pendengaran terkait usia disebut presbikusis. Ini mempengaruhi kedua telinga. Pada usia tua, seringkali kemampuan indera pendengaran untuk mendengar suara frekuensi tinggi, dapat menurun. Anda mungkin juga kesulitan membedakan antara suara-suara tertentu. Atau, Anda mungkin memiliki masalah mendengar percakapan ketika ada kebisingan latar belakang. Jika Anda mengalami masalah pendengaran, diskusikan gejalanya dengan penyedia layanan kesehatan Anda. Salah satu cara untuk mengelola gangguan pendengaran adalah dengan menggunakan alat bantu pendengaran.

Penggunaan alat bantu dengar ini dapat memberi kontribusi yang cukup besar pada orang tua yang menderita gangguan pendengaran. Serta pada kondisi gangguan pemrosesan pendengaran pusat, dimana telinga tidak dapat memproses suara dengan baik.

Bagaimana Perubahan Indera Pendengaran Mempengaruhi Kehidupan Sehari-hari

Sebagai hasil dari banyak perubahan pada telinga, orang tua biasanya memiliki masalah pendengaran yang mencakup kesulitan dalam mempersepsikan dan membedakan suara (termasuk ucapan). Selain itu juga memahami ucapan (khususnya dalam situasi mendengar yang buruk seperti ketika ada suara atau gema latar belakang yang tinggi), dan memproses informasi pendengaran.

Kesulitan-kesulitan ini mengganggu fungsi indera pendengaran sehari-hari pada orang dewasa yang lebih tua dan partisipasi dalam kegiatan. Orang-orang dengan gangguan sensorik mungkin mengalami kesulitan melakukan aktivitas mandiri kehidupan sehari-hari seperti mandi dan berbelanja. Ini berarti mereka lebih berisiko terhadap masalah kesehatan mental dan interaksi sosial.

Salah satu efek yang paling melumpuhkan dari timbulnya gangguan terhadap indera pendengaran adalah menurunnya kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Mereka yang mengalami gangguan pendengaran memiliki kesulitan komunikasi termasuk kesulitan dalam memahami suara atau mengikuti percakapan. Bagi orang-orang yang kehilangan indera pendengaran, akan merasakan dampak komunikasi  yang menjadi jauh lebih buruk. Mereka tidak dapat menerima pesan verbal dan sering salah paham dalam percakapan.

Manajemen Kehilangan Indera Pendengaran

Manajemen kehilangan sensorik yang terjadi pada pendengaran memerlukan penilaian oleh para profesional (seperti ahli audiologi) yang akan merekomendasikan rencana manajemen yang sesuai yang mungkin termasuk penggunaan perangkat alat bantu pendengaran.

Adanya identifikasi dan intervensi dini  dari para ahli perawatan pendengaran dapat membantu mereka yang mengalami gangguan indera pendengaran sehingga efek dari kehilangan sensorik ini dapat diminimalkan, dan kualitas hidup mereka dapat lebih ditingkatkan.

Sumber : http://theconversation.com/why-we-lose-our-hearing-and-vision-as-we-age-67930

Please rate this

and share :