Alat bantu dengar (ABD) merupakan perangkat yang umum digunakan untuk membantu individu dengan gangguan pendengaran. Jutaan orang dengan gangguan pendengaran mengandalkan alat kecil ini dalam aktivitas setiap hari. Alat bantu dengar dibuat khusus sesuai dengan bentuk telinga pada umumnya, diprogram secara digital, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Jika Anda mengandalkan alat bantu dengar agar dapat mendengar dengan jelas setiap saat, Anda tentu tahu betapa pentingnya untuk dapat mengenali dan mengatasi masalah yang mungkin terjadi.
Mengatasi Masalah Pada Alat Bantu Dengar
Anda dapat mengatasi sendiri beberapa masalah umum pada alat bantu dengar. Tetapi, jika Anda tidak dapat memperbaikinya sendiri, sebaiknya temui tenaga profesional konsultan pendengaran untuk mendapatkan penanganan yang tepat, termasuk memperbaiki atau membersihkan alat bantu dengar Anda. Berikut cara untuk mengatasi empat masalah umum pada alat bantu dengar Anda.
Alat Bantu Dengar Tidak Mengeluarkan Suara
- P
eriksa kondisi fisik alat bantu dengar secara visual. Untuk memastikan apakah ada kotoran telinga yang menyumbat lubang mikrofon atau saluran suara. Bersihkan perangkat dengan hati-hati. Jika terlihat ada kerusakan (karat/retak/patah), hubungi konsultan pendengaran Anda.
Pastikan alat bantu dengar dalam keadaan menyala dengan daya terisi penuh. Tips untuk model alat bantu dengar dengan baterai isi ulang (rechargeable), pastikan pengisi daya terhubung dengan sumber listrik dan alat terpasang dengan benar di dudukan pengisi daya (charging dock). Sedangkan untuk alat bantu dengar dengan baterai sekali pakai, pastikan stiker baterai dilepas, baterai yang digunakan punya cukup daya/masih baru (gunakan alat penguji baterai untuk memastikan baterai memiliki daya). Tunggu sekitar 2 menit sebelum memasang ke alat bantu dengar agar baterai dapat aktif secara optimal, pintu baterai tertutup rapat dan posisi baterai sudah sesuai. Jika sulit ditutup, kemungkinan baterai terbalik.- Naikkan volume melalui aplikasi alat bantu dengar atau langsung dari alat bantu dengar Anda. Jika tersedia roda pengatur atau tombol volume manual, putar atau tekan tombol naik turun beberapa kali dan pastikan volume suara ikut berubah sebagai tanda alat berfungsi dengan baik.
- Coba mengganti program atau mode pada alat bantu dengar. Tekan tombol volume selama beberapa saat lalu dengarkan untuk melihat apakah ada perubahan.
- Perhatikan/ingat-ingat (pilih kata-kata yang lebih bagus) apakah alat sempat jatuh/terbentur dengan keras/terkena air atau kelembapan karena dapat menyebabkan kerusakan pada alat bantu dengar. Jika dicurigai terjadi kerusakan, segera hubungi konsultan pendengaran untuk bantuan lebih lanjut.
Suara Alat Bantu Dengar Tidak Cukup Keras
- Periksa sumbatan atau kerusakan fisik, pastikan tidak ada kotoran telinga yang menyumbat mikrofon atau saluran suara.
Jika Anda menggunakan alat bantu dengar tipe belakang telinga/Behind The Ear (BTE) dengan cetakan telinga (earmold) dan selang (tubing), periksa apakah ada retakan/sobekan, sumbatan, atau embun air di dalam selang. - Naikkan volume melalui aplikasi atau langsung pada alat bantu dengar. Jika ada roda volume manual, putar beberapa kali untuk memastikan perubahan volume terdengar.
- Coba program atau mode lain, karena mungkin Anda tidak sengaja berpindah ke pengaturan yang berbeda.
- Pertimbangkan juga kemungkinan perubahan pada pendengaran Anda. Jika sudah lama tidak melakukan tes pendengaran, sebaiknya jadwalkan pemeriksaan pendengaran. Konsultan pendengaran dapat menyesuaikan pengaturan alat bantu dengar sesuai kondisi terbaru pendengaran Anda.
Suara Alat Bantu Dengar Terdengar Aneh atau Terdistorsi
Periksa kontak baterai (bagian logam kecil yang menyentuh baterai). Jika berkarat, buka-tutup wadah baterai beberapa kali untuk membersihkannya. Kemudian ganti baterai dan periksa apakah suara membaik. Jika perlu, Anda juga bisa meminta bantuan tenaga profesional untuk membersihkannya dan mengecek kondisi alat bantu dengar.- Coba ubah program, karena perangkat mungkin berpindah ke program nirkabel (terhubung ke handphone atau aksesoris lainnya).
- Jika masih bermasalah, kemungkinan alat mengalami kerusakan. Hubungi konsultan pendengaran Anda untuk bantuan lebih lanjut.
Alat Bantu Dengar Berbunyi Siulan (Feedback)
- Jika alat bantu dengar berbunyi seperti siulan (feedback) saat dipakai, lepaskan lalu pasang kembali. Kemungkinan posisi pemasangannya belum tepat.
-

Model ABD CIC (Completely Inside in Canal) Turunkan volume. Jika siulan berhenti setelah volume diturunkan, kemungkinan ada kebocoran suara melalui ventilasi/jalur udara keluar-masuk (jika ada) sekitar cetakan telinga (earmold) atau cetakan telinga longgar. Pengaturan mungkin perlu disesuaikan oleh konsultan pendengaran Anda.
- Jika saluran telinga tersumbat kotoran telinga, pembersihan sebaiknya dilakukan oleh dokter THT untuk membersihkannya. Sumbatan ini dapat menyebabkan feedback karena:
- Anda menaikkan volume lebih tinggi dari biasanya untuk mendengar melalui sumbatan kotoran telinga, atau
- Suara memantul dari sumbatan dan keluar kembali dari telinga.
- Jika Anda mengalami penurunan berat badan yang signifikan, kecocokan ukuran earmold (untuk ABD model BTE) atau alat bantu dengar Anda (untuk model custom seperti ITE & ITC) mungkin telah berubah sehingga tidak lagi pas. Konsultan pendengaran dapat mengevaluasi dan menentukan apakah masalah tersebut dapat diperbaiki di tempat atau apakah cangkang (shell) alat bantu dengar custom atau cetakan telinga (earmold) Anda perlu dibuat ulang.
- Jika menggunakan alat bantu dengar tipe BTE dengan cetakan telinga (earmold) dan selang/tubing, periksa apakah selang terhubung dengan baik dan tidak keras, rapuh atau retak. Tubing yang bermasalah dapat menyebabkan feedback (siulan). Jika ada kerusakan pada selang, hubungi konsultan pendengaran untuk penggantian selang.
View this post on Instagram
Kapan Harus Menghubungi Tenaga Profesional
Jika Anda sudah mencoba semua langkah-langkah di atas tetapi alat bantu dengar masih tidak berfungsi, silakan klik simbol WhatsApp di kiri bawah halaman ini, atau hubungi 0800 100 2234 (layanan bebas pulsa) atau kunjungi website resmi kami untuk mendapatkan infomasi lebih lengkap dan membuat janji temu dengan konsultan pendengaran kami.
–
Sumber :
https://www.healthyhearing.com/report/50736-Troubleshooting-common-hearing-aid-problems
https://www.leedsth.nhs.uk/services/hearing-and-balance-service-audiology/common-faults-with-hearing-aids/

eriksa kondisi fisik alat bantu dengar secara visual. Untuk memastikan apakah ada kotoran telinga yang menyumbat lubang mikrofon atau saluran suara. Bersihkan perangkat dengan hati-hati. Jika terlihat ada kerusakan (karat/retak/patah), hubungi konsultan pendengaran Anda.
Pastikan alat bantu dengar dalam keadaan menyala dengan daya terisi penuh. Tips untuk model alat bantu dengar dengan baterai isi ulang (rechargeable), pastikan pengisi daya terhubung dengan sumber listrik dan alat terpasang dengan benar di dudukan pengisi daya (charging dock). Sedangkan untuk alat bantu dengar dengan baterai sekali pakai, pastikan stiker baterai dilepas, baterai yang digunakan punya cukup daya/masih baru (gunakan alat penguji baterai untuk memastikan baterai memiliki daya). Tunggu sekitar 2 menit sebelum memasang ke alat bantu dengar agar baterai dapat aktif secara optimal, pintu baterai tertutup rapat dan posisi baterai sudah sesuai. Jika sulit ditutup, kemungkinan baterai terbalik.
Periksa kontak baterai (bagian logam kecil yang menyentuh baterai). Jika berkarat, buka-tutup wadah baterai beberapa kali untuk membersihkannya. Kemudian ganti baterai dan periksa apakah suara membaik. Jika perlu, Anda juga bisa meminta bantuan tenaga profesional untuk membersihkannya dan mengecek kondisi alat bantu dengar.




