Tahukah kamu bahwa risiko jatuh berkaitan dengan gangguan pendengaran? Bagaimana hal ini bisa terjadi? Yuk simak penjelasannya.
Jatuh adalah salah satu penyebab cedera paling sering dialami pada orang lanjut usia (lansia), dan bisa menjadi hal yang menakutkan. Menurut data dari World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat:
- Penyebab Kematian: Jatuh adalah penyebab kematian akibat cedera tidak disengaja nomor dua di dunia.
- Cedera Serius: Setiap tahun, ada 3 juta kasus jatuh yang cukup parah hingga membutuhkan penanganan medis.
- Cedera Otak: Jatuh adalah penyebab paling umum dari cedera otak traumatis.
- Risiko Usia: Orang dewasa di atas 60 tahun mengalami jumlah kasus jatuh fatal paling banyak.
Semakin tua, risiko kita untuk jatuh memang meningkat. Alasannya beragam, mulai dari otot yang melemah, masalah penglihatan, refleks yang melambat, efek samping obat hingga gangguan pendengaran.
Mengapa Gangguan Pendengaran Meningkatkan Risiko Jatuh?
Ternyata, gangguan pendengaran yang tidak diatasi juga meningkatkan risiko jatuh. Peneliti dari Johns Hopkins Medicine menemukan bahwa orang dengan gangguan pendengaran ringan memiliki risiko jatuh 3 kali lebih besar!
Para ahli memiliki beberapa teori mengapa hal ini terjadi:
- Kurangnya Kewaspadaan: Gangguan pendengaran membuat kita kurang peka terhadap lingkungan sekitar, sehingga lebih mudah tersandung.
- Beban Otak Berlebih: Ketika otak terlalu lelah bekerja keras hanya untuk mendengar dan memahami ucapan, sehingga seseorang akan menjadi cepat lelah.
- Sistem Keseimbangan: Gangguan pendengaran bisa memengaruhi sistem vestibular (bagian telinga dalam) yang merupakan kunci utama keseimbangan tubuh Sehingga kemampuan menjaga keseimbangan dan posisi tubuh menjadi berkurang
Mengatasi Gangguan Pendengaran Bisa Mengurangi Risiko Jatuh
Penelitian dari Washington University School of Medicine menemukan bahwa mengatasi pendengaran dapat meningkatkan keseimbangan pada lansia. Penggunaan alat bantu dengar terbukti berhubungan dengan penurunan risiko jatuh.
Salah satu solusinya adalah menggunakan alat bantu dengar canggih seperti Evolv AI. Alat ini tidak hanya menjernihkan suara, tetapi juga merupakan alat bantu dengar dengan sensor deteksi jatuh otomatis.
View this post on Instagram
Jika pengguna alat bantu dengar jatuh, alat ini akan mendeteksinya dan mengirimkan pesan teks darurat secara otomatis kepada kontak keluarga yang sudah didaftarkan melalui aplikasi Thrive Hearing Control. Pesan tersebut bahkan menyertakan peta lokasi di mana pengguna berada, sehingga bantuan bisa segera datang.
Lebih Mandiri dan Tenang
Jatuh bukan hanya berbahaya secara fisik, tapi juga bisa merenggut kemandirian kita dan membuat orang-orang yang menyayangi kita merasa cemas. Dengan teknologi deteksi jatuh, lansia bisa tetap aktif dengan mandiri, sementara keluarga bisa merasa jauh lebih tenang. Teknologi ini bahkan berpotensi menyelamatkan nyawa!
Untuk informasi lebih lanjut atau untuk membuat janji pemeriksaan pendengaran atau informasi seputar alat bantu dengar, silakan klik simbol WhatsApp di kiri bawah halaman ini, hubungi 0800 100 2234 (layanan bebas pulsa) atau kunjungi cabang ABDI terdekat di kota Anda.
–
Sumber :
https://www.starkey.com/blog/articles/2022/08/does-hearing-loss-increase-the-risk-of-falling





