10 Profesi yang Rentan Mengalami Gangguan Pendengaran
Gangguan Pendengaran

10 Profesi Yang Rentan Mengalami Gangguan Pendengaran

5/5 (1)

Hampir setiap profesi atau pekerjaan memiliki efek samping yang mungkin dialami dalam jangka pendek atau pun jangka panjang pada tubuh pekerjanya. Sebagai contoh seorang  programmer dan administrator berisiko mengalami carpal tunnel (kondisi medis pada pergelangan tangan yang terjadi ketika saraf median terjepit) dan masalah punggung bawah akibat terlalu lama duduk dan mengetik. Sementara seorang pekerja pabrik di lingkungan yang bising berisiko mengalami gangguan pendengaran bila tidak menggunakan alat pelindung selama bekerja. Risiko-risiko efek samping ini disebut sebagai occupational hazard atau bahaya pekerjaan. Beberapa profesi bahaya pekerjaannya terlihat nyata, sementara profesi lainnya kurang terlihat, misalnya kesehatan penglihatan pada profesi insinyur software atau data analyst.

Seiring waktu, dampak pada banyak profesi dalam melakukan pekerjaan yang kita cintai bisa menjadi sangat serius. Pendengaran adalah salah satu dari lima indera yang sering kita abaikan, mungkin karena efek sampingnya tidak tampak secara nyata. Tetapi efek kerusakannya dapat memengaruhi kualitas hidup pekerja dari waktu ke waktu dan bila terlanjur parah tidak dapat disembuhkan atau kembali seperti semula. Lalu apa saja profesi yang pekerjanya dapat berisiko mengalami gangguan pendengaran? Yuk, simak penjelasannya!

10 Profesi Paling Berbahaya Bagi Pendengaranmu

  1. Petugas Bandara

Petugas pendukung darat di bandara, terutama yang mengoperasikan kendaraan dan memindahkan bagasi di area pesawat bergerak. Mereka terus-menerus terpapar suara mesin pesawat yang keras di samping harus mengatasi hambatan dalam berkomunikasi melawan kebisingan tersebut.

Mesin jet dapat menghasilkan suara dengan tingkat kebisingan hingga 140 dB (desibel, adalah satuan logaritmik yang digunakan untuk mengukur tingkat suara), sedangkan tingkat kekerasan suara/kebisingan di mana gangguan pendengaran mulai terjadi adalah paparan suara 85 dB atau lebih secara terus-menerus.   Baik tekanan yang dihasilkan oleh mesin maupun suara keras yang ditimbulkannya dapat merusak pendengaran seseorang dari waktu ke waktu.

  1. Pengelola Tempat Hiburan dan Tur

Selain musik keras dan kebisingan dari kerumunan yang membuat tingkat suara melonjak hingga 115 dB, para pengelola acara dan keamanan di klub, lounge, atau konser berada dalam bahaya paparan suara karena berdekatan dengan speaker. Venue hiburan sering menempatkan speaker besar di seluruh ruangan, terutama di dekat panggung. Musik dengan ditambahkan amplifier membuat suara semakin keras dan dikombinasikan dengan teriakan penonton, paparan jangka panjang bisa berubah menjadi efek jangka pendek yang langsung terasa efeknya pada pendengaran.

  1. Pekerja Konstruksi dan Pengembang Lahan

Suara keras yang berbahaya untuk pendengaran ada di semua lokasi konstruksi dan proyek pembangunan. Banyak orang yang menghabiskan hidup membangun karir di bidang ini mengalami gangguan pendengaran akibat paparan kebisingan ketika mendekati masa pensiun. Contoh suaranya adalah:

  • Sandblasting: 125 dB
  • Gergaji mesin dan jackhammer: 110 dB
  • Satu pound TNT: 180 dB dari jarak 4,5 meter

Kebisingan yang berlebihan adalah hal yang umum di area konstruksi dan pertambangan, namun pekerja dapat mengimbanginya dengan menggunakan earmuff atau peredam suara pada telinga.

  1. Petugas Pendukung Balap

Dalam balapan motor seperti Formula 1, masalah pendengaran bukan hal pertama yang terpikirkan. Namun di balik hiruk-pikuk adrenalin, petugas pendukung selalu terpapar suara mesin, suara motor/mobil saat di tikungan tajam, dan sorak penonton. Suara mesin bisa mencapai 135 dB, belum termasuk suara angin yang masuk ke telinga. Mereka juga harus berteriak keras untuk dapat berkomunikasi.

  1. Guru Sekolah

Pasti Anda tidak mengira bahwa profesi sebagai guru masuk ke dalam daftar profesi yang rentan mengalami gangguan pendengaran. Ya, guru berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat paparan suara keras jangka panjang. Terutama guru TK (Taman Kanak-kanak), playground, dan tempat penitipan anak (daycare). Seringkali mereka harus menghadapi musik yang keras saat bermain/mengajar dan teriakan anak-anak.

  1. Personel Militer

10 Profesi yang Rentan Mengalami Gangguan PendengaranSuara mesin pesawat terbang, suara mesin senapan, dan suara peralatan mekanik lainnya, baik di lapangan maupun di markas, dapat memengaruhi pendengaran petugas dan personel militer. Suara senjata dan peralatan keras dapat mencapai 140 dB, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gendang telinga.

  1. Sopir Bus

Sopir bus menghadapi banyak kebisingan selama bekerja seperti paparan suara bising lalu lintas, suara klakson, suara penumpang saat bus sedang penuh, dan musik keras yang diputar dalam kendaraan.  Selain itu, penumpang juga menghadapi risiko yang sama. Untuk mengimbangi kebisingan di sekitar mereka, dari penumpang lain yang berada di dekatnya, serta suara mesin bus atau kereta api, penumpang biasanya akan menaikkan volume musik atau telepon selulernya hingga 100 dB. Hal ini menempatkan mereka pada risiko kerusakan gendang telinga.

  1. Musisi

Musisi dari jenis musik tertentu dapat berisiko mengalami gangguan pendengaran yang berat selama karir mereka. Tetapi bukan hanya musik rock dan death metal, mereka yang bermain dan memimpin orkestra klasik atau jazz juga rentan terhadap gangguan pendengaran akibat kebisingan.

Meskipun ada amfiteater khusus yang dibangun untuk pertunjukan orkestra, tingkat kebisingan musik dapat berkisar antara 85 dB hingga 105 dB dan tetap berbahaya jika terpapar dalam jangka waktu yang panjang.

  1. Tukang Kayu dan Pandai Besi

Suara gergaji mesin listrik dan gas, palu yang memukul  dan suara saat merobohkan rumah, serta paparan suara dentingan tungku tempa dapat membuat para pekerja pertukangan dan pandai besi berisiko mengalami gangguan pendengaran di kemudian hari.

  1. Pekerja Pertanian

Petani juga termasuk ke dalam profesi yang rentan mengalami gangguan pendengaran, terutama yang sudah menggunakan  peralatan mesin. Meski jauh dari polusi suara kota, mereka tetap terpapar suara mesin pertanian. Seperti suara yang dihasilkan traktor 112 dB dan mesin panen 105 dB

Penelitian yang dilakukan oleh National Institute on Deafness and Other Communication Disorders di Amerika Serikat menunjukkan bahwa hampir 75% petani mengalami gangguan pendengaran ringan hingga berat di kemudian hari.

Kesimpulan

Orang yang berisiko mengalami gangguan pendengaran lebih banyak dari yang kita kira. Dan seperti terlihat dari 10 profesi ini, risikonya sering muncul di tempat yang tidak disangka. Gangguan pendengaran akibat kebisingan tidak selalu jelas atau mudah dikenali. Jadi, jika memungkinkan gunakan pelindung telinga untuk menjaga kesehatan pendengaran Anda.

Jika ada keluhan atau perubahan pada pendengaran Anda, silakan klik simbol WhatsApp di kiri bawah halaman ini, hubungi 0800 100 2234 (layanan bebas pulsa) atau kunjungi website kami untuk konsultasi dengan konsultan pendengaran. Jangan tunggu hingga gangguan pendengaran mengganggu kualitas hidup Anda, cek pendengaran secara rutin untuk menjaga kesehatan telinga dan kualitas pendengaran.

Sumber:
https://www.hear.com/resources/hearing-loss/10-jobs/

Please rate this

and share :
connect with us facebook-ABDI facebook-ABDI facebook-ABDI facebook-ABDI